Nilai-nilai positif harus dikedepankan dalam menyikapi perbedaan. Termasuk di dalam memandang persoalan, santri diharapkan mampu secara teliti mengambil simpul-simpul yang mengarah pada persamaan. Tidak kaku apalagi mau menang-menangan.
“Ngono yo ngono, tapi yo ojo ngono,” imbuh doktor tafsir al-Quran lulusan Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir, seraya mengutip pesan ayahandanya, Mbah Moen.

