Dengan cara apalagi aku harus memanggil-Mu
nama-Mu yang mana yang harus aku serukan
Kau tahu aku buruk untuk mengingat
kalau aku harus menyerukan seluruh nama-nama-Mu yang indah itu
aku menyerah, aku tak hafal
Kau pemurah bukan?
maka maafkan aku
di sidang-Mu kali ini aku tak bisa bersaksi

Cintamulya, 28 September 2018.
TUHAN MENGAMPUNI ORANG-ORANG BODOH
Tuhan.
Ayahku.
Dia menyerah.
Dia lelah.
Dia tak lagi bisa, mengajariku untuk menulis nama-Mu
Tuhan.
Engkau.
Padaku mendengar sepenuhnya, seutuhnya
Maukah kau sendiri, mengajariku
Menulis nama-Mu
“Mintalah, maka Aku akan mengabulkannya”
Tapi aku tak punya tinta, kertasku habis, Tuhan
“Lalu?”
Ah, aku yakin Kau sebenarnya tahu,
kalau aku tak minta diajari menulis pada kertas
“Memang, Aku Maha Tahu,
tapi Aku ingin mendengar doa itu terucap,
langsung dari bibir yang aku berikan padamu”
Baik, begini,
Tuhan.
Aku minta Kau
Padaku mengajari
Menulis nama-Mu, bukan pada kertas
melainkan pada hati
hati kerasku,
biar terang, biar luluh.
Cintamulya, 5 September 2018.
HAMBA ANGIN
