Haul Gus Dur ke-13 Hanya di Ciganjur

Salah satu nada satire berbunyi, “Kalau kamu tidak mengerti maka bertanyalah, kalau kamu tidak menemukan guru maka berjalanlah mencari guru. Jangan sampai mencari di Google apalagi di TikTok. Sebab, di situ tidak bakal nemu guru yang kredibel.” Terdengar suara tepuk tangan menyambut kalimat tersebut.

Rangkaian puncak haul menampilkan tausiyah Gus Mus. Gus Mus memulai ceritanya sejak bertemu Gus Dur di al-Azhar, kemudian berlanjut di Belanda. Pada akhirnya, Gus Mus berkesimpulan bahwa Gus Dur itu milik orang banyak.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

“Gus Dur itu miliknya orang banyak. Maka dari itu, manfaatnya Gus Dur kan sangat terasa buat orang banyak. Pembaharuan yang dimiliki Gus Dur, ia mampu membuka pemahaman semua warga untuk saling memberi manfaat, tidak hanya mementingkan pribadi saja,” pungkas Mustasyar PBNU tersebut.

Gus Dur memang telah berpulang ke haribaan Tuhan, tapi segala corak pemikiran masih mengudara hingga kini. Kita mempunyai segudang tugas dalam menyinarkan pemikiran dan mewujudkan cita-cita mulia Gus Dur supaya terus berpijar mengkristal tidak meredup & padam. Lahul Fatihah!

Tinggalkan Balasan