Dengan demikian, moderasi Islam perlu dirumuskan oleh berbagai kalangan di negeri ini sebagai tantangan yang harus dihadapi dan diupayakan menemukan formulasi solusinya dengan baik dan benar. Sebab, Indonesia di era ini secara ekonomi politik menjadi salah satu perhatian dunia internasional sebagai pusat rujukan bernegara dalam masyarakat yang majemuk (plural). Fondasi bernegara dengan semangat Bhineka Tunggal Ika merupakan semboyan yang sesungguhnya perlu diinternalisasikan untuk menciptakan interaksi sosial dalam bentuk asosiatif, yaitu: semangat kerja sama, gotong royong, tolong menolong antarsesama pemeluk agama.
Problematika Keagamaan

Aksi radikalisme yang muncul di negeri ini merupakan wujud dari gerakan perlawanan ideologi dan politik yang tidak sejalan dengan ajaran Islam menurut pemahaman mereka, yang menimbulkan berbagai rangkaian aksi teror, salah satunya gelombang kasus bom bunuh diri hingga menimbulkan banyak korban, baik yang terjadi bagi umat Islam maupun umat agama lainnya.
Sasaran gerakan terorisme yang cukup radikal saat ini perlahan mulai mengalami pergeseran, yaitu: fasilitas pemerintahan/negara dan aparat kepolisian. Sebenarnya, tindakan teror tidak hanya terjadi pada rangkaian aksi bom bunuh diri, melainkan juga pada aksi kekerasan pada kelompok minoritas agama. Selain itu, rangkaian aksi yang sering terjadi beberapa tahun terakhir di Indonesia yaitu: kasus kekerasan terhadap penganut Ahmadiyah dan penolakan pembangunan gereja.
Islam Keindonesiaan
