Terdapat satu kaidah fikih yang dijadikan pedoman bagi Islam Nusantara yang berbunyi المُحَا فَظَةُ عَلَى القَدِيْمِ الصَالِحِ وَ الأَخْذُ بِالْجَدِيْدِ الأَصْلَحِ, yang artinya “menjaga tradisi lama yang baik dan mengambil tradisi baru yang lebih baik”. Seperti, salat menggunakan baju batik, khutbah jumat dengan bahasa Indonesia, pengajian kitab kuning dengan bahasa Jawa, dan masih banyak lagi contoh yang sudah dilakukan oleh masyarakat Indonesia.
