Merasa diri paling benar dan paling suci sehingga berhak menentukan surga-neraka orang lain, sama dengan mengambil alih kuasa Ilahi. Dan, itulah kesombongan atau kepongahan diri yang paling tinggi. Sebab, hanya Allah-lah yang berhak menentukan kesucian dan kebenaran seseorang.
Hanya orang yang tulus dan ikhlas dalam beribadah yang bisa menemukan kebahagiaan dan ketentraman hakiki.

