Ribuan santri yang dipulangkan lebih dahulu tersebut berasal dari luar negeri, luar Pulau Jawa, dan kemudian dari Pulau Jawa. Dalam mengatur kepulangan santri, pihak pondok melarang santri pulang ke daerahnya dengan menggunakan angkutan umum. Seluruh santri yang akan pulang harus mengikuti peraturan pondok, yang dikoordinasikan dengan Satgas Covid-19 Kota Kediri dan Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal) daerah serta wali santri.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Pesantren Tangguh Ponpes Lirboyo KH M Abdul Muid Shohib kepada wartawan, Kamis (8/4/2021). “Kegiatan pemulangan santri ini telah kami dikoordinasikan dengan Satgas Covid-19 Kota Kediri. Semua santri diwajibkan mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, dan membawa hand sanitizer,” kata KH M Abdul Muid Shohib.

