Saat azan zuhur berkumandang tanda Jumatan dimulai, Soema sudah duduk manis di rumahnya. Wajahnya tak lagi sekelabu langit Jakarta. Hari itu ia telah mengantungi keuntungan Rp 380 ribu. Jumlah yang cukup untuk menghidupi keluarganya selama sepakan ke depan. Ia sudah mulai melamun, jika putaran-putaran berikutnya dana sedekah yang diputar semakin besar, akan ada sisa untuk membayar utang dan ditabung.
