Basa-basi, Januari 2024.
KABAR DARI RANTAU

I
Salam dari rantauku yang pucat, Mak
Bagaimana keadaannya sekarang?
Masihkah dalam perang panjang musim setelah enam bulan rerumputan dalam kesedihan
Atau dapur yang hampir ambruk itu
Telah runtuh menjadi buah bibir tetangga
II
Subuh apalagi yang mesti kau tenuni doa
Seperti menyirami tembakau
Di bawah baskara dini pagi
Yang ketika pulang punggungmu merunduk seperti kuning pagi
Yang makin hari tabah mengajari melewati bentuk-bentuk nyeri
III
Mak, di Yogya ini ketika hari-hari yang kujalani sepenuhnya menjadi kacau
Sementara ruang kerja memeras tenagaku
Merenggut nyawa kesepianku
Dan keping-keping labirin mata kuliah
Menjadi api padam yang mendamba tungku pembakaran.
