CAFEE TUA BASA-BASI
cafee tua basa-basi itu
Telah menyelamatkan kesepianmu saban malam
Yang senantiasa bersulang sajak pada lembar kosong
Memberi titi mangsa terakhir
Sebagai tempat keramat puisimu mengudara

Cafee tua basa-basi itu
Eratkan kalimat yang tersimpan pada menu pesanan
Pilihlah sesuka hatimu
Di antara manis-pahit atau panas-dingin
Yang pantas dinikmati cuaca
Kemudian, waktu paling tepat ialah berjalan ke masa lalu
Melihat pemakaman bersimbah bunga-bunga
Mawar yang telah berubah warna hitam kenangan
Hingga kita mencari bahasa pukau
Untuk menafsir cuaca lampau
Jalan yang terlalu amis hujan
Kesedihan ada untuk mengepung
Bahkan di mana-mana aku berada.
