Di sini, kita pernah berdiri
menatap seunggun api
di antara denting seloki
dan spoi angin malam hari
Tapi cuma sebentar
tanganmu gemetar
dadamu berdebar
wajahmu terbakar

Misalkan kau masih di sini
menatap seunggun api
di antara denting kecapi
dan tembang melankoli
Aku akan bercerita
tentang sebuah masa
di mana bersetia
menjadi sia-sia
Misalkan kau masih di sini
kita akan berdiri di atas bara api
