Kepemimpinan Visioner Kaum Milenial

Yang lebih spesifik lagi pendapat Arief Budiman (t.th: 195-196). Menurutnya, seandainya terjadi pemerataan ekonomi di Indonesia dan demokratis dalam kehidupan politiknya, memperbesar kemungkinannya terjadinya perdamaian dan menghindari paham-paham yang berpotensi pada kecendrungan kekerasan, intoleran dan bahkan radikal.

Sampai di sini dapat penulis simpulkan bahwa timbulnya aksi-aksi kekerasan bukan semata faktor agama sebagaimana telah disalahpahami selama ini. Ada faktor lain yang menyebabkan ketidakpuasan dan ketidakmampuan mereka menyikapi realitas yang ada. Pada gilirannya, mereka menggunakan instrumen agama untuk memperkuat supremasi mereka. Atas ketidakmampuan menyikapi realitas yang ada, mereka kembali kepada agama dan melakukan pemerkosaan kesucian teks yang legal formal yang bersifat—meminjam istilah Prof. Abd. A’la—meta-historis yang mengandung teks dan konteks, dipahami secara sepotong (tekstual) dengan tanpa rasa bersalah sedikitpun.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Melalui buku ini, penulisnya, H Musaffa Safril, memandang pemuda sebagai lokomotor tegaknya kepemimpinan ideal yang dapat memberikan angin segar terhadap perubahan yang lebih baik dan menjanjikan di masa depan. Untuk itu, kaum milenial disarankan bisa meneladani kiprah dan perjuangan para kiai NU dalam melakukan langkah-langkah perubahan yang dikombinasikan dengan kemampuannya secara konsisten dan integratif ke dalam jamiyah NU.

Melalui buku ini, Musaffa Safril menaruh harapan besar kepada kader muda penerus perjuangan para ulama. Kuncinya adalah semangat kebangkitan intelektual, kemandiran, dan jiwa kewirausahaan (enterpreneurship) yang inheren dalam diri mereka. Selamat membaca.

Data Buku

Judul Buku: Kepemimpinan Visioner Meneladani Pemikiran Ulama Besar NU
Penulis: H. Musaffa Safril
Penerbit: Bildung
Tahun Terbit: Mei 2024
Tebal: 166 Halaman
ISBN: 978-623-8588-08-4

Tinggalkan Balasan