Selain itu pula Gus Alam dikenal sosok ulama muda yang bersahaja, alim, dan penuh kasih dalam membimbing umat memiliki kelembutan hati, kesederhanaan dalam hidup, dan keteguhan dalam memperjuangkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Komitmennya terhadap pendidikan, dakwah, dan aspirasi umat menjadikan beliau panutan lintas generasi.
Banyak yang berduka dan merasa sangat kehilangan sosok beliau. Wafatnya KH Alamuddin Dimyati Ro’is menjadi duka yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar Pondok Pesantren Al-Fadlu Wal Fadhilah dan Al-Fadlu 2, namun juga masyarakat Jawa Tengah.

Semoga Allah SWT menerima amal ibadah dan mengampuni segala khilafnya. Allahummaghfir lahu warhamhu wa’afihi wa’fu anhu.
