Ki Ageng Ganjur Akan Roadshow ke Uzbekistan 

Festival ini bertujuan mempromosikan pariwisata dan budaya. Dalam event ini ditampilkan berbagai ragam seni budaya yang bercorak etnografi, foklor mulai permainan tradisional, musik etnik, syair dan puisi klasik sampai pakaian adat dan lagu-lagu daerah bernuansa tradisional yang unik.

Lebih dari 200 komunitas foklor dari berbagai negara akan tampil dan berpartisipasi dalam festival ini. “Ini merupakan momentum yang strategis untuk memperkenalkan khazanah budaya Nusantara pada masyarkat dunia. Kita memiliki ragam seni budaya etnik yang unk dan eksotik. Jika kita gali dan kembangkan secara kreatif dan inovatif kemudian kita kenalkan pada masyarakat internasional, tentu akan dapat menarik perhatian dunia,” kata Dubes Ruhaini Dzuhayatin, belum lama ini.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Berkaitan dengan hal tersebut, Al-Zastrouw, Pimpinan Ki Ageng Ganjur, menejelaskan bahwa roadshow ke Uzbekistan kali ini merupakan upaya merajut persaudaraan antarbangsa dan menyuarakan perdamaian melalui musik.

Hal tersebut, katanya, sesuai dengan misi Ki Ageng Ganjur yang menjadikan musik sebagai sarama dialog lintas iman dan merajut keberagaman antarbangsa untuk mewujudkan persaudaraan dan perdamaian.

Sesuai dengan misi yang menjadikan musik sebagai sarana dialog, dalam pagelarannya di Uzbekistan, Ganjur akan membawakan beberapa lagu dan komposisi musik yang mencerminkan dialog, keberagaman dan kesetaraan.

Misalnya, komposisi Pasar Klewer, Night At Murcia, Spirit of Piece karya maestro jaz Indonesia Dwiki Dharmawan, dan komposisi Oriental Jazz karya Ki Ageng Ganjur. Komposisi-komposisi tersebut diaransemen dengan nuansa etnik dan tradisi Nusantara dengan memasukkan unsur gamelan, suling, kendang, siter yang dipadu dengan instrumen Barat modern.

Tinggalkan Balasan