Kiai Ahmadi Ramli dan Kursus Bahasa Inggrisnya

Kiai Ahmadi, sebelum mendirikan REC, bersama ayahandanya, Kiai Ramli, terlebih dahulu melakukan laku tirakat, yakni berpuasa selama satu tahun. Menurut penuturan Ustaz Saman, Manajer REC, bahwa tujuan melakukan puasa itu adalah agar kelak para santri tidak hanya mampu bercakap bahasa Ingris dengan fasih semata, sementara belum mampu mencerminkan kasalehan sosial dalam konteks kesehariannya. Lebih dari itu agar bisa menjadi santri dengan kesalehan sosial dan individual secara paripurna, yang berguna bagi bangsa dan agama.

Ada sebuah laku spiritual Kiai Ahmadi Ramli yang istikamah dijalankan. Beliau terkenal konsisten tidak pernah putus wudhu setiap mengajar. Kalaupun putus, seperti karena kentut atau mau buang hajat, maka sesegera mungkin memperbaharui wudhunya kembali.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Sementara itu, metode mengajar Kiai Ahmadi Ramli mungkin saja mudah diduplikasi oleh para santrinya, tetapi tidak demikian dengan konsistensi beliau dalam menjaga wudhu agar tidak putus. Menjaga kualitas wudhu agar tidak putus bukanlah perkara mudah. Inilah salah satu yang membedakan REC dengan lembaga kursus bahasa Ingris pada umumnya.

Tinggalkan Balasan