“Kidung Nusantara telah mengantarkan penyatuan wiraga, wirama, dan wirasa dalam harmonisasi energi Nyala Purnama malam ini. Penyatuan energi tersebut semakin dapat dirasakan dalam penutup acara dengan diam atau meditasi di bawah Nyala Purnama (sinar bulan purnama). Meditasi di bawah sinar bulan purnama dipercaya memiliki kekuatan energi yang dapat memberikan beberapa manfaat untuk kesehatan, baik secara fisik maupun mental. Namun penting diingat bahwa manfaat tersebut tergantung pada kondisi fisik dan mental masing-masing individu. Meskipun demikian, secara umum, meditasi memiliki manfaat positif dalam kesadaran penyatuan energi mikrokosmos (diri manusia) dan makrokosmos (alam semesta).” tambah pendiri Urban Spiritual Indonesia Dr. Turita Indah Setyani, yang malam itu bertindak sebagai instruktur meditasi.
Sejumlah tamu hadir dalam acara ini, seperti Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Profesor I Nengah Duija dan Analis Kebijakan Ahli Madya Direktorat Jaringan dan Pembudayaan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Galuh Ibrahiem.

