Kisah Tipu Daya dari Uyunul Hikayat

Lagi-lagi lelaki itu tidak mau mengaku.

Sampailah mereka berdua di sebuah gurun setelah meneruskan perjalanan panjang. Nabi Isa mengambil segenggam pasir seraya berucap, “Jadilah emas atas izin Allah,” dan seketika pasir tersebut berubah menjadi emas yang dibaginya menjadi tiga. Nabi Isa berkata, “Satu bagian untukku, satu bagian untukmu, dan satu bagian lagi untuk orang yang mengambil roti tadi.”

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Lelaki itu kemudian mengaku bahwa ia-lah yang telah mengambil roti bekal tadi. Karena itu, nabi Isa memberikan semua emas untuk si lelaki itu lantaran ia telah mengakui perbuatannya, kemudian mereka berpisah untuk meneruskan perjalanan masing-masing.

Di tengah perjalanan, lelaki tersebut diadang oleh dua penyamun yang hendak merampas emas-emas pemberian nabi Isa. Ia memohon untuk tidak dirampas semua emasnya, dan rela berbagi emas menjadi tiga, masing-masing mendapat satu bagian. Penyamun tersebut menyetujuinya. Ia juga meminta salah satu dari mereka untuk membeli makanan ke kota.

Di perjalanan, penyamun yang hendak membeli makan ke kota itu memikirkan cara agar semua emas menjadi miliknya dengan memasukkan racun ke dalam makanan yang ia beli. Sementara itu, dua orang yang menunggu di gurun juga bersiasat untuk membunuh temannya agar emas tersebut hanya dibagi dua.

Tinggalkan Balasan