semua serba kabur
termasuk patahan-patahan nasib
kebahagiaan dan kesedihan
barangkali, malam adalah upeti kematian baginya
setelah matahari hilang bentuk
warna merah padam,
bahasa jadi nisan makam tua
pelan-pelan mencatat sejarah bagi masa depan

keadilan tak berperi
kemanusiaan bergerigi,
sampai pada ajal menghampirinya
masihkah kalian bertanya,
siapa pembunuhnya?
2024.
SUARA JANDA MALANG
; buat amir biki
semacam kutukan tuhan yang abadi, aku terkepung dalam sedih dan kecewa. keadilan tak ubahnya perlombaan yang sulit dimenangkan, biki.
di sini, di kampung priok yang damai, aku janda yang kesetiaannya terjaga.
meski angin sakal dari tenggara mengempas
dan ombak masih menerjang,
pada dermaga ini, biki
suaraku masih lantang menyuarakan kebenaran.
