MAC UI Gelar “Randai”, Dakwah dengan Kearifan Lokal

Terdapat dua unsur utama dalam seni Randai ini. Pertama, unsur penceritaan (kaba) yang dipaparkan melalui gurindam, dendang dan lagu dengan diiringi oleh alat musik tradisional Minang seperti saluang, rebab, bansi, rebana dan lain-lain.

Kedua, unsur laku dan gerak atau tari yang dibawakan melalui gelombang yang bersumber dari gerakan silat tradisi Minang dengan berbagai variasi sesuai dengan gaya silat di masing-masing daerah.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Beberapa sumber menyebut kesenian Randai terkait dengan media dakwah yang dilakukan oleh para penganut tarekat Naqsabandiyah. Pendapat ini merujuk pada galombang atau gerakan-gerakan tari dalam Randai mirip dengan gerakan ritual kaum Naqsabandiyah.

Tinggalkan Balasan