Penting diketahui bahwa berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia tak bisa dilepaskan dari sikap saling menghargai dan menghormati para pendiri bangsa ini. Kita bisa menakik bagaimana perumusan Pancasila yang kemudian disepakati sebagai asas tunggal dalam berbangsa dan bernegara mampu mengakomodir seluruh elemen masyarakat, ras, suku, agama, budaya, dan bahasa. Sekira sikap saling menghargai dan menghormati tidak tertanam dalam jiwa mereka niscaya tidak akan ada Indonesia.
Kedua, menumbuhkan rasa nasionalisme. Nasionalisme atau cinta tanah air merupakan sesuatu hal yang sukar ditampik adanya. Sikap ini harus dimiliki oleh setiap orang yang mengaku dirinya sebagai warga negara Indonesia. Itulah kunci utama para pahlawan dalam merebut serta memperjuangkan kemerdekaan. Tanpa ada rasa cinta, rasa memiliki, bisa dipastikan bahwa mereka tidak akan berjuang, bahkan rela mengorbankan nyawanya demi berdirinya NKRI.

Oleh karena itu, kita sebagai generasi penerus bangsa ini harus mempunyai rasa nasionalisme yang tinggi, yakni memiliki kecintaan alamiah (yang berasal lubuk hati serta jiwa kita paling dalam) terhadap Tanah Air dan kesadaran yang mendorong untuk tetap mempertahankan kedaulatan, kesatuan, dan keutuhan NKRI.
Inilah hakikat yang sebenarnya dari makna memperingati hari kemerdekaan bangsa Indonesia yang harus dijaga dan direalisasikan oleh setiap warga negara. Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan yang ke-77 negeri tercintaku. Jadilah bangsa yang tangguh, dan kiblat perdamaian dunia.
