MENATAH KEMATIAN

angin tembaga
dari perkampungan pelacur
bercampur mani, karat seng
beterbangan
bertahun-tahun
kau lahir, menguar
entah dari mani yang mana

alam memberimu
seorang teman tampan
dari perut hanguk
ketika angin terpasung
di gelanggang tarung
kau pulanglah
ke penyakit ibumu

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

dalam lasah yang lebam
suara meresap
ke pori-pori wajahmu,
lapis alam menyingkap;
tubuhmu hanyalah
kabar sebuah riwayat

Juni, 2024.

PULANG KE MASA LALU
(dari tale of the nine tailed 1938)

tandai rambut merahku
menghunus tapal sungai kematian
demi menemukan batu penyeka
manusia dengan arwah
nenek tua bertaut di dermaga
meminjamkan pintu ke semesta lain

di zaman lalu,
manusia dan setengah manusia
berpaling dari nasib para dewa
suhu rumah memanas
opium mewarnai pasar dan udara

menyusuri pendudukan jepang
sahabat menyaru lawan;
menyembunyikan batu penyeka
ahai di manakah kekasihku?
aku tak bisa percaya
bahkan kepada kicau burung-burung.

Agustus, 2024.

ilustrasi: istock.

Tinggalkan Balasan