MENDARAS DOA, BERLINANG AIR MATA
(Belasungkawa buat PP Al-Khoziny)
Aku mendaras doa,
yang lahir dari rahim takdir

Tentang pecah derai air mata
dari kolam tafakur,
khusyuk merangkai bunga cinta
di taman pondok keabadian
Mereka merakit jiwa,
dengan bulir bertangkai ilmu
bertanam benih pengetahuan
bersama jejak kalimat Ilahi
Tiba-tiba berguguran,
seikat takdir memeluk sunyi
membawa desah selaksa cita
ke pangkuan Robbul Izzati
Allahu Akbar!
Betapa berkelindan doa-doa
berbaris dalam derai air mata
