Allah Swt telah menyampaikan umat manusia pada zaman yang sedemikian canggih; baik-buruknya, harus kita terima dengan lapang, sebab yang demikian adalah dhoruriyyan (keniscayaan) dalam menjalani kehidupan yang bergantian ini.
Zaman mengalami perkembangan, dari zaman batu, besi, logam, sampai sekarang. Segala yang berkaitan tentang kebutuhan manusia, keadaan sosial masyarakat suatu daerah bahkan kebutuhan global, juga berkembang seiring waktu. Salah satu wujud perkembangan zaman ini adalah Internet.

KBBI mendefinisikan ‘internet’ sebagai jaringan komunikasi elektronik yang menghubungkan jaringan komputer dan fasilitas komputer yang terorganisasi di seluruh dunia melalui telepon atau satelit. Sebagaimana yang kita ketahui, dengan atau tanpa diakui, akan terus berkembang sampai anak kita, cucu, cicit, dan kesekian entah tahun lagi. Wallahu a’lam.
Penggunanya pun terus berkembang. Mengelak? Terserah. Namun, segala fasilitas diciptakan untuk mempermudah manusia dalam menjalani kehidupan. Kita, sebagai seorang santri, sebaiknya pun mengerti على العالم أن يكون عارف بزمانه (hendaknya bagi seorang yang alim itu dapat hidup menyesuaikan zaman), tidak berarti semua harus saklek (wajib) pada aturan zaman dulu. Setiap zaman punya ciri masing-masing, bukan?
