Dilansir dari databooks.katadata, perkembangan pengguna internet dapat dilihat dari laporan terbaru We Are Social dan Hootsuite yang mengatakan bahwa pada Januari 2023, jumlah pengguna Internet di seluruh dunia telah mencapai 5,16 miliar orang. Kalau dikalkulasikan dengan 8,01 miliar penduduk dunia yang terverifikasi, jumlah tersebut mencapai 64,4%. Jumlah pengguna Internet global pada Januari 2023 meningkat 1,9% dibanding periode sama tahun lalu (year-on-year), yang masih 5,01 miliar orang.
Jumlah yang sedemikian banyak adalah arus yang diciptakan global, menunjukkan pada polarisasi tatanan sosial. Seakan-akan dunia, —secara implisit— menunjukkan bahwa Internet hampir saja menjadi dunia baru bagi manusia. Internet menjadi kebutuhan primer. Internet menjadi lahan untuk manusia berlabuh dari penatnya kenyataan, untuk menabur benih kebencian, untuk menuangkan perasaan, untuk menumpahkan kemarahan, untuk membenci, untuk peduli, untuk abai, untuk saling memaki, untuk saling memuji, untuk saling menghujat, untuk saling membela, dan segala yang dapat engkau lihat dari kenyataan fungsi internet sendiri.

Namun, apakah kita sebaiknya menggunakan internet atau tidak? Banyak bukti betapa banyak permusuhan terjadi di dunia Internet. Juga, banyak bukti juga betapa banyak persahabatan yang terjalin indah dan terajut begitu rupawan di dunia Internet. Dua sisi yang harus dipahami oleh mereka yang keterlaluan fanatik pada pendapat “internet itu merusak sistem manusia”, atau mereka yang terlalu men-dewa-kan internet dengan segala kecanggihannya.
Mengambil Jarak
