Belajar di 32 Pesantren
Semasih hidup, Abuya Uci tergolong salah satu ulama yang kharismatis, yang dekat dan bersahabat dengan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dus) dan Habib Luthfi bin Yahya. Selain dikenal tokoh yang mendalami ilmu agama, Abuya Uci juga dipercaya sebagai kiai yang memiliki berkah. Karena itulah, jamaah pengajiannya tiap Minggu bisa mencapai ribuan orang dari berbagai kalangan.

Abuya Uci memang terlahir dari keluarga pesantren. Ayahnya adalah Abuya Dimyathi al-Bantani, pengasuh Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah. Pendidikan agama pertama Abuya Uci diperoleh dari ayahnya. Namun, saat remaja, Abuya Uci dikenal sebagai orang yang haus akan ilmu. Hal itu terlihat dari jejak pendidikannya. Tercatat, Abuya Uci pernah belajar di 32 pesantren selama 32 tahun!
Yang menarik, lama waktu Abuya Uci belajar di tiap pesantren berbeda-beda meskipun jumlah pesantren dan tahunnya sama: 32. Konon, ada kalanya Abuya Uci mondok di satu selama tiga tahun. Namun, sekali waktu cuma sehari. Ada cerita menarik di baliknya. Beberapa kiai atau pengasuh pondok tidak berani menerima Abuya Uci sebagai santrinya setelah mengetahui yang bakal berguru adalah putra dari Abuya Dimyathi al-Bantani.

Skrang kan masih 7 April. Salah ketik kah?