Cara lain yang bisa dicoba adalah mengubah posisi duduk. Mungkin karena posisi duduk yang salah atau kurang tepat bisa saja menyebabkan mengantuk. Kita bisa mengubah posisi duduk dengan posisi badan tegak dan kaki bersila.
Yang tak kalah penting adalah memperhatikan makanan dan minuman yang kita konsumsi. Sebab, asupan yang salah bisa menjadi salah satu peyebab kita mengantuk. Oleh karena itu, sebelum beraktivitas terutama mengaji, kita perlu memperhatikan jenis makanan dan minuman apa saja yang dapat menyebabkan mengantuk. Dan sangat tidak disarankan makan terlalu kenyang, karena kekenyangan juga dapat menyebabkan mengantuk.

Mengenakan pakaian yang rapi dan bersih serta berwudhu juga dapat dijadikan benteng dari serangan kantuk. Jika pakaian kita kotor dan nyaman, maka kita akan terganggu dengan bau yang tidak sedap dan bisa menyebabkan kantuk. Tidak hanya kita yang terganggu, orang lain yang disamping kita pun akan ikut terganggu. Juga dengan berwudhu, air akan membasahi bagian-bagian anggota tubuh yang wajib dibasuh. Dengan demikian suhu dingin yang terdapat dalam air secara efektif dapat menghilangkan rasa kantuk yang ada.
Hal terakhir yang dapat mengusir kantuk adalah terus fokus memperhatikan penjelasan dari guru, mendengarkan dengan seksama, kemudian mencatat hal-hal penting yang disampaikan oleh guru. Atau, dengan mengingat kedua orang tua, kita bisa lebih terjaga ketika mengaji. Seperti mengingat usaha dan kerja keras yang telah dilakukan oleh kedua orang tua kita untuk membiayai segala kebutuhan kita ketika di pesantren.
Ditulis bersama: Zalfa’ul Rifdah, Alfi Nurillah PM, dan M Riyanton.
