Salik adalah isim fail dari kata salaka, yasluku yang berarti orang yang berjalan. Ajarannya sering disebut dengan kata suluk, biasa digunakan sebagai sebutan bagi seseorang yang mempelajari ajaran tasawuf. Ajaran yang berpangkal pada sabar, zuhud, dan laku spiritualitas yang tinggi dan asketisme. Menjauhi pencarian dan penumpukan keduniawian yang fana secara berlebihan (beranggapan bahwa harta dunia hanya biasa-biasa saja). Melakukan wirid-wirid, ibadah, dan hubungan yang khas antara murid (isim fail atau subyek dari kata arada, berarti menginginkan, mengharap, dalam konteks ilmu tasawwuf ini berarti seseorang yang mengharap akhirat semata) dan guru, adalah sebagian ciri khas para salik. Tentu artian ini masih sangat sempit.
