Para paman dan bude setuju.
***

Pada hari berikutnya, ternyata Bu Arti masih berjamaah subuh. Sementara tetangga lainnya sudah meliburkan diri.
“Kok jamaah sepi ya, neng?” tanyanya.
“Iya… Nggak tahu ini,” jawab nenek sekenanya. Tidak sampai hati beliau mengatakan yang sebenarnya. Dan begitulah masyarakat di kampung.
Hal ini membuat bude, paman, dan anggota keluarga lainnya jadi makin bingung, bagaimana kami menjelaskannya kepada keluarga Bu Arti. Malam harinya, keluarga kembali berdiskusi. Tapi tetap tidak menghasilkan apa-apa.
