Kesimpulannya, kurikulum merdeka belajar memang memiliki tujuan yang bagus. Namun, penerapannya di SMK berbasis pesantren agaknya memerlukan keberanian dalam merombak sistem pendidikan konvensional menuju pembelajaran yang fleksibel dan bermakna. Pembelajara dengan menekankan pada projek atau menghasilkan produk membutuhkan sinergi yang kuat antar-guru dan semua itu tidak akan terwujud tanpa adanya komando dari kepala sekolah yang visioner.
