MERAYAKAN MALAM
Kembang api menangkap
sudut-sudut langit
bersama doa-doa manusia
Yang tengah ditengadahkan
dalam genggaman tangannya
Setahun lamanya
ia menyimpan doa dan harapan
Dalam sebungkus kembang api
Yang hendak dirayakan
bersama letup-letup
Dan percik cahaya yang menyala
Setahun sekali

1 Januari 2026.
MENANGKAP JANTUNG KALENDERÂ
Kita tahu bahwa jantung kalender
ada pada permulaan tanggalnya
kita suka berria dan bersuka ria
lupa untuk mengingat duka
alpa menimbang dosa yang telah
berlalu dalam setahun angka
lima dan enam adalah angka
selebihnya perjalanan
yang tak sekadar dihitung dan berganti rupa
esok harus ditabung
dalam tabungan amal sendiri-sendiri
tidak sibuk menghitung hari
atau melingkari usia tahun perkawinan
yang makin lama makin nyeri
1 Januari 2026.
KEMBANG API
Kulihat api terkembang di wajah malam
Tapi ia tiada menetap
Hilang lenyap ditelan hampa udara
Sepersekian detik kalbu terkesan
Mata membelalak tak melempar pandang
Redup matanya menyurut bersama
Api kembang tiada menyala
Kunyalakan lagi api
Lalu terkembang di langit-langit hati
Namun tiada lenyap
Menyala abadi
Dalam cawan yang sani
1 Januari 2026.
