Merayakan Perbedaan, Membangun Kasih

Namun, perjalanan ini tidak selalu mulus. Ada kalanya kami mendapat pertanyaan dari orang-orang di luar komunitas, “Kenapa kalian mesti repot-repot merayakan agama orang lain?” Kami hanya tersenyum dan berkata, “Kami merayakan kebaikan. Kami merayakan cinta, dan cinta tidak mengenal agama.” Mungkin bagi sebagian orang ini terdengar klise, tapi bagi kami, ini adalah kenyataan yang harus kami hidupkan setiap hari.

Menjadi bagian dari Srikandi Lintas Iman Yogyakarta mengajarkan saya banyak hal. Tidak hanya tentang bagaimana kita bisa hidup berdampingan, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa menghargai perbedaan tanpa kehilangan identitas kita sendiri.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Kami tidak perlu menyerahkan keyakinan untuk bisa memahami satu sama lain. Kami hanya perlu satu hal: hati yang terbuka. Kami mungkin berbeda dalam cara berdoa, tetapi tujuan kami sama: menciptakan dunia yang lebih damai dan penuh kasih.

Seperti yang saya lihat di sekitar saya, perayaan-perayaan agama, meskipun tampak berbeda, pada dasarnya memiliki satu pesan yang sama: cinta, kasih, dan perdamaian.

Tidak ada yang lebih indah daripada melihat perempuan-perempuan dari berbagai agama, dengan senyum penuh ketulusan, merayakan kebersamaan. Kami tidak hanya mengucapkan selamat, tetapi kami benar-benar menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekuatan, bukan ancaman.

Pulang ke rumah hari itu, saya merasa damai. Di kota kecil kami yang penuh dengan perbedaan, saya tahu bahwa selama kami, perempuan lintas iman, terus berjuang untuk saling memahami dan menghargai, perdamaian akan selalu ada.

Tinggalkan Balasan