dunia metaverse untuk pesantren dan santri

Metaverse dan Masa Depan Pesantren

Penulis menganggap bahwa Metaverse adalah sebuah iterasi (pengulangan) selanjutnya dari perkembangan Internet yang mendukung lingkungan virtual 3D online yang akan terdesentralisasi dan persisten (terus-menerus).

Memvirtualkan Manusia

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Perubahan semacam ini menjadikan dunia yang awalnya berjalan dengan normal tiba-tiba harus berhenti seketika akibat sesuatu yang baru dengan kehadiran teknologi. Perkembangan seperti menjadikan manusia semakin hari semakin dituntut, antara tetap bertahan, mengikuti perubahan, atau punah oleh zaman.

Jika kita sering muhasabah tetang dunia dan isinya, peradaban manusia semakin lama mengalami perubahan yang sangat drastis. Dengan realitas kehidupan seperti ini, manusia memaskui era revolusi teknologi yang secara fundamental dan revolusioner mengubah cara hidup manusia di segala bidang kehidupan. Kondisi yang seperti ini menggiring semua manusia, tak terkecuali dunia pesantren dan santri, agar segera menyesuaikan diri untuk menghadapi era teknologi yang penuh dengan tantangan ini.

Namun, konsep Metaversetidak dapat dijadikan sebagai esensi dalam kehidupan. Itu semua hanyalah sebuah cara. Penulis menjelaskan bahwa pesantren dan segala aktivitas yang dilakukan di dalamnya tidak akan dapat digantikan oleh Metaverse. Metaverse hanyalah sebuah alat untuk dunia pendidikan dalam melakukan segala bentuk kegiatan agar lebih mudah dan memberikan sebuah pelayanan dengan lebih baik. Dengan bagaimanapun, seperti yang dijelaskan Paulo Freire, bahwa tujuan adanya pendidikan adalah memanusiakan manusia, bukan memvirtuallkan manusia.

Tinggalkan Balasan