Meugang, Tradisi Masyarakat Aceh Sambut Ramadan

Beranjak dari paparan di atas, tradisi meugang harus kita lestarikan terutama oleh generasi zaman now dan generasi selanjutnya.

Keberadaan tradisi meugang juga menjadi ajang bagi anak-anak untuk menghormati kedua orangtua, para menantu menghormati mertuanya, dan para santri pun biasanya mendatangi rumah para teungku atau guru ngaji dengan mengantarkan masakan dari daging meugang.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Hal ini, katanya, sebagai bentuk penghormatan kepada mereka karena telah mengajarkan ilmu agama, membina dan mendidik mereka dengan tulus ikhlas.

Nilai-nilai ajaran Islam melekat pada perayaan meugang. Jika ditinjau dari segi budaya, tradisi meugang adalah satu tradisi yang tidak berkaitan dengan ajaran agama Islam. Tapi jika dihubungkan dengan konteks dan latar belakang perayaan meugang ini, tradisi ini dapat dinyatakan merupakan pengamalan ajaran agama Islam, seperti mempererat hubungan kekeluargaan serta saling membantu dan mengokohkan silaturahmi.

Dilatarbelakangi oleh syariat Islam, meugang merupakan living of live bagi masyarakat Aceh yang diimplementasikan dalam kegiatan sehari-hari serta pada adat istiadat. Tradisi meugang merupakan pengamalan nilai-nilai dalam ajaran Islam di kehidupan sehari-hari. Oleh karenanya tradisi ini adalah suatu bagian dari tafsir agama yang diimplementasikan dalam bentuk budaya atau tradisi.

Wallahu Muwaffiq Ila Aqwamith Thariq.

Tinggalkan Balasan