Misteri 1002 Bait “Alfiyah” Ibnu Malik

Setelah Ibnu Malik menuliskan bait demi bait apa yang dihafal dalam memorinya, terjadilah keanehan ketika sampai pada bait nadhom yang kelima, yaitu nadhom yang berbunyi:

………………………. فائقة ألفية ابن معطى

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Seketika itu, semua memori Ibnu Malik mengenai 1000 bait nadhom Alfiyah hilang, tak ada satu pun bait yang bisa diingat. Kebingungan pun melanda hati dan pikiran Ibnu Malik. Karena itu, Ibnu Malik tiada hentinya berdzikir dengan mengucap tasbih, tahmid, dan takbir kepada Allah agar dibukakan jalan keluar dari permasalahannya itu.

Pada akhirnya, suatu hari Ibnu Malik berziarah ke makam gurunya, yaitu Imam Ibnu Mu’thi. Di makam gurunya itu, Ibnu Malik tertidur dan di dalam tidurnya bermimpi bertemu dengan Imam Ibnu Mu’thi. Dalam mimpi, sang guru menegurnya atas ada kesalahan dengan apa yang ditulis oleh Ibnu Malik dalam kitab Alfiyah.

Dalam mimpi tersebut, Imam Ibnu Mu’thi berkata: “Wahai muridku, apakah kamu lupa siapakah aku ini?” Saat itu Ibnu Malik terbangun, namun masih terkejut dalam kebingungan. Sesaat kemudian, Ibnu Malik teringat akan sebuah nadhom terakhir yang telah ditulisnya. “Ya, di situlah akar permasalahanya,” Ibnu Malik berpikir.

Dalam nadhom terakhir yang ditulis Ibnu Malik terdapat lafaz فائقة. Lafaz itu bermakna lebih dahsyat atau lebih hebat. Dalam bait tersebut, Imam Ibnu Malik melampaui batas rasa optimismenya, bahkan cenderung unjuk kesombongan, yang terkesan merendahkan karya gurunya Ibnu Mu’thi. Hal ini sangat bertentangan dengan akhlakul karimah, tata krama yang seharusnya dilakukan oleh seorang murid kepada gurunya.

3 Replies to “Misteri 1002 Bait “Alfiyah” Ibnu Malik”

Tinggalkan Balasan