Negarawan

Beruntung orang Amerika punya George Washington yang bisa dijadikan cermin. Kita hanya punya wiracarita yang ada pada diri Abiyasa. Abiyasa adalah contoh par excellence bagaimana seorang penguasa memasuki masa lengser keprabon, menuruni gunung kekuasaan.

Dalam kisah Mahabarata, darinyalah asal usul Pandawa dan Kurawa. Ia menjadi Raja Negara Astina dan bergelar Prabu Kresnadwipayana. Jika ia mau, seluruh keturunan dan rakyatnya akan mendukungnya untuk menjadi raja seumur hidup, untuk menyerahkan dan memuasatkan seluruh sumber daya kuasa ke pangkuannya. Tapi ia tak menghendakinya. Ia segera menyerahkan kekuasaan kepada generasi penggantinya, dan lebih memilih hidup menyendiri dalam sepi ke pertapaannya. Ia tak pernah ikut campur dalam urusan kenegaraan, dan karena itu ia disebut negarawan.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Meski hanya sebentar, BJ Habibie pernah memberi contoh tentang apa yang disebut negarawan. Setelah tak menjadi presiden, ia benar-benar “menjalani hidup yang sepi” di “pertapaannya”, jauh dari hiruk-pikuk transaksi kekuasaan. Ia tak pernah berkomentar di depan publik tentang kekuasaan yang dijalankan oleh para penggantinya. Jika dirasa perlu, ia akan mendatanginya, berbicara empat mata. Selebihnya ia diam, dan karena itu orang-orang menyebutnya sebagai negarawan.

Kini, kita tak lagi memiliki contoh hidup sosok negarawan itu.

Tinggalkan Balasan