Ngaji Kebudayaan di Unwahas Semarang

Dalam kesempatan ini, Kang Zastrouw menjelaskan bagaimana kearifan lokal digunakan oleh para ulama sebagai sarana dakwah dan perubahan sosial. Hal tersebut juga tergambar dalam bukunya yang merupakan catatan perjalanannya mengunjungi tokoh-tokoh agama di Nusantara.

Sementara itu, Dr KH Iman Fadhilah memperkaya diskusi dengan pandangan akademis dan spiritual mengenai pemikiran keislaman Indonesia di masa kini.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Kegiatan ini menarik perhatian banyak pihak, termasuk mahasiswa, akademisi, dan mereka yang tertarik dengan pemikiran Islam. Antusiasme peserta menunjukkan minat besar untuk memahami lebih dalam kekayaan Islam Nusantara yang dikenal inklusif, relevan dengan konteks zaman, dan dipenuhi kearifan lokal.

Acara berjalan lancar dan inspiratif, diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif dan pembagian buku kepada beberapa peserta terpilih. “Ngaji Kebudayaan” ini bukan hanya sekadar peluncuran buku, melainkan juga upaya bersama untuk merenungkan dan melestarikan pemikiran para ulama sebagai pedoman bagi kemajuan peradaban.

Tinggalkan Balasan