Pahala Puasa Istimewa
Berbeda dengan ibadah puasa, amalan indah ini akan dibalas oleh Allah dengan balasan yang hanya Allah saja yang mengetahui. Ini berarti bahwa ibadah puasa mendapat prioritas tersendiri di sisi Allah. Ini juga bermakna, bahwa balasan ibadah ini tidak hanya sepuluh kali lipat, tetapi niscaya berkali-kali lipat.

Orang yang melaksanakan ibadah puasa mendapat apresiasi istimewa dari Allah. Menjadi perhatian khusus, di mana balasannya hanya diketahui oleh Allah. Allah akan memberikan balasan yang super istimewa. Balasan yang akan memberikan kebahagiaan yang paling sempurna.
Dua Kebahagiaan Puasa
Orang yang melaksanakan ibadah puasa akan mendapatkan dua kebahagiaan. Dua kegembiraan yang hanya didapat oleh orang yang melaksanakan puasa secara ikhlas. Kebahagiaan ini tidak dimiliki oleh ibadah lain selain puasa.
Pertama, kebahagiaan saat berbuka puasa. Pada saat berbuka terdapat suatu kenikmatan yang istimewa. Setelah kita menahan lapar, haus, dan menahan perbuatan dosa lainnya, serta menahan nafsu, di saat beduk magrib bertalu, kenikmatan menu makanan dan minuman sangat luar biasa. Ditunggu dengan sabar, dan merasakan ketentraman batin karena telah melaksanakan suatu yang indah (puasa).
Pada saat berbuka puasa, kita dihalalkan untuk mencicipi semua makanan, halalan thayyiba (halal dan baik). Adalah sebuah kebahagiaan tersendiri dengan kenikmatan pribadi karena telah ber-taqarrub kepada Allah. Melalui puasa, kita telah berkomunikasi (batin) dengan Tuhan.
Kedua, kebahagiaan saat berjumpa dengan Robb. Kebahagiaan saat berjumpa dengan Tuhan (Robb), karena bagi orang yang melaksanakan ibadah puasa ada kesempatan untuk berjumpa dengan-Nya. Sebuah perjumpaan antara pencinta dengan yang dicinta. Karena yang dicinta juga sebagai pencinta kepada hamba-Nya yang benar-benar cinta kepada Tuhannya.
