PANCASILAKU

Berkeliaran tikus-tikus berambut hitam
Menggigiti setiap pemasukan dari rakyatnya
Perut yang menjadi bunting menjadi buktinya
Keju yang terbuat dari arta haram
Cepat sampai ke indra penciuman mereka

Sungguh
Wajahmu menjadi sangat suram
Wahai, bumiku
Tempat aku menumpahkan darah dan peluh
Polesanku tak cukup untukmu
Kecuali, semua bersatu dengan segenap tali kasihnya
Mendukung dan mendandanimu
Menjadi bumi pertiwi nan elok dipandang

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Riau, 11 Januari 2022.

RAYUAN ANGIN

Di sini
Hamparan patera padi yang mulai menguning
Burung gereja menari-nari di atasnya
Menyambut kudapan musiman yang mengenyangkan
Orang-orangan sawah tak mampu mengalihkan kegembiraan mereka

Syukur tak terjeda dengan kicauannya
Seakan semua padi itu miliknya
Rayuan angina menambah suasana bergirang hati
Menikmati suguhan ilahi

Tinggalkan Balasan