Pandemi dan Demokrasi

Namun di sisi lain, hal ini menjadi sangat berat ketika ditabrakkan dengan kondisi masyarakat kecil. Banyak masyarakat kehilangan mata pencaharian, pendapatan, juga ketentraman hidupnya. Akhirnya ada sebagian masyarakat kecil yang bergejolak, menyuarakan kondisi mereka. Pemerintah pun juga tidak lepas tangan begitu saja. Ada program-program bantuan yang diberikan terhadap masyarakat kecil terdampak, baik bantuan sosial-tunai, subsidi listrik, intensif perbankan-usaha, dan lainya. Tetapi harus diakui, hal ini tidak sepenuhnya menopang, bahwa masyarakat kecil terdampak sedikit banyak masih tertatih-tertatih.

Pandemi yang Ditunggangi

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Respons tanggap pandemi Covid-19 oleh sebuah negara atau pemerintahan dalam tujuan besarnya adalah mengamankan kehidupan bersama. Namun yang perlu kita ketahui, bahwa setiap negara memiliki stabilitas keadaan tersendiri. Cara-cara dan peraturan yang diterapkan mungkin sama, tetapi problematik lapangan, variatif tantangan, hingga hegemoni pemerintahan setiap negara berbeda-beda.

Hal ini dapat dipengaruhi oleh model pemerintahan, suasana politik, kualitas dan kuantitas masyarakat, dan secara khusus adalah ideologi suatu negara yang dijadikan landasan hidup suatu negara. Sehingga dari perbedaan tersebut akan memunculkan pendekatan dan suasana berbeda dalam penganan pandemi.

Penanganan Covid-19 di Indonesia jika dibincang tentunya akan banyak sisi. Pendekatan dan problematik tiap daerah berbeda-beda. Terlebih lagi dalam ruang demokrasi, hegemoni menimpang tiap “sisi publik” penanganan pandemi. Indonesia dalam konteks negara demokrasi, Pancasila sebagai ideologi berbangsa dan bernegara, tentu menjadi dasar dari setiap gerak juga suara bersama. Baik itu regulasi dan kebijakan pemerintah, maupun masukan dan kritik dari masyarakat.

Artinya, baik dari pihak pemerintah atau pihak masyarakat tidak ada yang boleh melanggar nilai-nilai demokrasi dan Pancasila yang luhur, terlebih dalam masa pandemi Covid-19. Semua pihak diminta satu gerak dan satu suara dalam penanganan Covid-19. Tidak boleh ada kepentingan-kepentingan terselubung dalam setiap upaya.

Tinggalkan Balasan