PANGGILAN KA’BAH
Sekumpulan manusia melebur asa
mengantarkan sanak famili reguk cita.
Semua sangat bergembira, hingga air mata mengalir tak dirasa.
Pelukan erat seperti seutas tali sulit dilepas
bersujud pasrah pada Tuhan yang maha luas.

Di ujung bayang bus yang berjalan,
terlihat anak kecil berlari sesenggukan,
menumpahkan jiwa dalam balut perasaan.
Hari ini oretan baru lembar kehidupan,
mencecar rasa tak kunjung usai
dimana sedih tapi tidak lah perih
hanya menyusun sepi dalam puisi
sambil merangkai kata menjadi diksi.
Sebab orang tua menunaikan panggilan sang esa
Selendang kain ihram bernafas surga.
Pamekasan, 2022.
LABBAIK
