PELAJARAN PUISI DAN CINTA

YANG TITIK DI PASAR BADUNG

Ini malam temaram, larut terus memagut
rembulan muram beringsut seperti siput
timbul tenggelam di gulungan awan lisut
mengintip bumi yang sedang melangut
menimang perempuan berasa kecut

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Ini malam temaram, hujan terus merintik
merebut ruang butiran peluh menitik-nitik
leleh di atas becek tanah menjadi titik
dari kutang kendur yang dipasang terbalik
dan seorang lelaki lari mendelik

Ini malam temaram, cahaya sulit meraba siapa
berebut hati perempuan penjaja segala
kuncup kembang melati dan nasib tak setia
tubuh yang meragi di antara asap dupa
dan bedak tebal yang bergaris air mata

Meleret dalam bisu, fajar pun ragu
menyapa sorot mata sayu, kedip yang lesu
menyapu pandang menenteng sepatu
“Masih di situkah kau, Ibu
sejumput waktu yang setia menunggu”

Tinggalkan Balasan