Pengajian Kitab Nashaihul Ibad Alumni Annuqayah

Terkait risalah ke-11 dan ke-12 ini, Kiai Fikri menjelaskan bahwa dosa kecil yang dilakukan terus menerus akan menjadi dosa besar. Sedangkan, dosa besar yang kemudian disertai tobat, berjanji tidak akan mengulangi lagi, maka dosa itu akan terampuni. Intinya, kita mesti terhindar dari segala perbuatan dosa, baik dosa kecil maupun dosa besar. Dan sebaik-baik orang yang berbuat dosa adalah ia yang kemudian melakukan tobat (taubat nashuha).

Terakhir dari Ngaji Kitab Nashaihul Ibad ini, dalam risalah ke-13 menjelaskan tentang orang yang arif (makrifatullah), yaitu seseorang yang hanya saja ingin memuji atas keagungan Allah. Sementara orang yang zuhud, yaitu seseorang yang hanya saja berdoa untuk mencapai kebaikan dirinya sendiri. Karena fokus orang arif adalah kepada Tuhannya, sedangkan orang yang zuhud kepada dirinya sendiri.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Demikian pengajian Kitab Nashaihul Ibad yang dilaksanakan Ikatan Alumni Annuqayah (IAA) wilayah Batuputih. Dengan pengajian ini, anggota IAA berusaha terus mengikat tali shilaturrahmi, agar ikatan batin dengan pengasuh pesantren tetap terjaga. Di samping itu, menjadi bagian dari majlis ilmu dan zikir merupakan tujuan utama demi mendapat berkah dari Allah.

Tinggalkan Balasan