Bakda dhuhur, acara dilanjutkan dengan pertunjukan seni sastra. Ada pertunjukan Wayang Beber Metropolitan oleh Ki Samuel Santoso, Monolog Hubbul Wathon oleh Aryo Srengenge, dan musikalisasi puisi dari kelompok musik Empang.
Dan, tentu saja, parade puisi dari para penyair lintas iman akan menyemarakkan pertunjukan seni sastra pada Festival Dunia Santri 2026 ini. Menurut Ketua Panitia Festival, Beni Satria, acara ini akan dihadiri sekitar 300 santri dari wilayah Jabodetabek, kalangan akademisi, pegiat sastra, dan masyarakat umum.

“Puncak Festival ini sekaligus untuk merayakan Hari Santri Nasional dan peringatan Sumpah Pemuda. Dan acara ini terbuka untuk umum, silakan datang untuk ikut merayakannya,” tandas Beni Satria.
