Perjalanan Seorang Genius di Yunani

Mereka lahir bukan disengaja tapi suratan takdir dari budaya hidup yang berbeda dari pergaulan yang diumpai. Tidak mungkin Leonardo da Vinci hidup yang dikenal sekarang kalau hidupnya tidak pernah bersinggungan dengan sesama geniusnya yang lain. (hal. 32)

Selain itu, kebiasaan orang Yunani adalah mengkonsumsi minuman beralkohol seperti wine. Dengan cara tersebut mereka dapat mengalirkan pemikirannya dengan lancar. Misalnya, seperti Aristoteles dan William Faulkner ditulis sebagau penikmat buku yang tidak bisa lepas dari minuman beralokohol. Atau, Van Gogh seorang dan Jackson Pollock, keduanya pelukis, dan Winston Churchill yang menulis buku tentang The World Crisis.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Dalam tradisi di Yunani, apabila ditemukan seseorang yang mempunyai pemikiran yang dahsyat dan mengungguli dari lingkar pertemanan yang lain, maka berpotensi akan dikucilkan. Mereka menganggap bahwa orang yang seperti itu dapat merusak teman-teman lain yang berkembang. Mereka akan segera diusir dari Athena untuk pindah ke tempat lain yang terpencil.

Bahkan di Skotlandia yang merupakan tempat para tokoh genius melahirkan sebuah penemuan, ternyata mempunyai sisi gelap. Skotlandia mempunyai cuaca yang buruk, ada bau busuk, tempat yang jorok dan kumuh. Seorang tokoh pemikir di sana sudah terbiasa hidup dengan tumpukan sampah-sampah yang berserakan. Namun demikian Eric Weiner berpendapat bahwa hidup di tempat yang baik dan hidup di lingkungan yang buruk sama-sama menimbulkan percikan.

Albert Einsten dijuluki seorang fisikawan dan mempunyai kecerdasan di atas rata-rata. Ketika ditanya kenapa dia genius, dia pun ragu dengan apa yang telah diasumsikan kebanyakn orang. Dia tidak menyadari sama sekali kalau dirinya adalah genius.

Apakah seorang genius diidentik sebagai orang yang rajin? Tidak. Tapi ditentukan oleh bagaimana cara mereka dalam melihat sebuah realitas dari sudut yang berbeda sehingga menjadi sesuatu yang luar biasa saat diketahui oleh banyak orang.

Buku yang ditulis oleh Eric Weiner ini sangat menarik untuk kita baca terutama ketika membahas bagaimana seorang genius lahir sebagai genius. Ia menjabarkan kebiasaan seorang genius dalam memproduksi ide-ide kreatifnya. Ternyata, seorang genius mempunyai keunikan tersendiri. Mereka dapat menghasilkan ide-ide kreatif dengan cara melakukan perjalanan yang sekiranya keluar dari rumahnya. Menurut pandangan mereka, dengan cara keluar dari rumah memberikan rangsangan terhadap otak lebih mudah dalam menarik sebuah ide.

2 Replies to “Perjalanan Seorang Genius di Yunani”

Tinggalkan Balasan