Persabungan

“Dari mana curangnya, hah? Semua di sini juga tahu, ayammu itu tidak seperkasa ayamku. Cepat, serahkan sepeda motormu yang kau janjikan tempo hari,” Kuswan mencebik.

Tentulah Kuswan ingat ucapan Jarot yang berkoar-koar menggunakan motor miliknya sebagai taruhan. Jarot berani menjadikan motornya sebagai taruhan, sebab ia yakin ayam Kuswan tak akan mungkin memenangi persabungan kali ini. Sialnya, sore ini nasib baik sedang tidak berpihak padanya.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Suasana menegang. Perkelahian di antara keduanya pun tak dapat terelakkan. Jarot langsung menyerang Kuswan tanpa ampun. Kuswan juga tidak tinggal diam. Mereka saling memukul, menendang, dan mencakar satu sama lain. Orang-orang tiada berani mendekat.

Jarot dan Kuswan bertarung layaknya ayam yang tengah diadu, bersabung. Keduanya seperti kesetanan. Namun, akhirnya Jarot dan Kuswan sama-sama menggelepar dengan cucuran darah di mana-mana. Tak ada yang menang, tak ada yang kalah. Kemenangan Kuswan di medan laga sabung ayam, tidak lebih sekadar kemenangan semu. Sementara kekalahan Jarot, semakin membuatnya seperti pecundang yang tak bisa menerima kekalahan. Pada akhirnya semua mengantarkannya pada satu muara: kehilangan.

Pacitan, November 2021.

One Reply to “Persabungan”

  1. Ping-balik: Persabungan - FinKafi

Tinggalkan Balasan