Segaris rasa dan retorika selalu beradu tuk memikat perhatian
Nista hati ini ketika bersehadap pasrah nan penuh tangisan

Penyesalan tiada tara berangka angka.
Relung jiwaku menyatu padu dalam kerendahan,
Tuk bersanding di altar keridhoanmu, ampunanmu.
Keberkahan tak hingga dirangkai penuh makna di siangmu
Alunan doa manusia selalu terpanjatkan di malammu
Tak peduli jiwa bejat nan remuk redam
Kau sulap dengan penuh keindahan
Karena tuhan menghendaki untuk diriNya
Upaya dan balasan ramadhan hanya untukNya.
Altar pengabdian, Al Qona’ah, Pacet, 21 Mei 2020
