Pesan Gus Yusron pada Wisudawan Al-Hikam

“Ketika kalian menjadi alumni, saat pagi tidak ada lagi yang membangunkan anda untuk ngaji atau mengingatkan anda saat kalian salah. Kalian harus bertanggung jawab atas diri sendiri, karena sejatinya kelak kita akan menghadap Allah sendiri-sendiri,” jelasnya.

Lebih jauh, Gus Yusron memaparkan cita-cita pesantren dalam membentuk santri yang tidak hanya saleh secara ritual, tetapi juga dalam aspek-aspek lain seperti finansial, keluarga, hukum, dan politik.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

“Pesantren ini berusaha mendidik santri untuk mencapai kesalehan ritual dalam ibadah, kesalehan finansial dalam muamalah, kesalehan keluarga dalam membangun keluarga sakinah, kesalehan hukum agar memahami regulasi negara, serta kesalehan politik sehingga dapat menerapkan nilai-nilai luhur tanpa terjebak dalam permainan politik,” tegasnya.

Di akhir pesannya, Gus Yusron mengingatkan pentingnya memadukan profesionalisme dan religiusitas dalam menjalani kehidupan di dunia kerja.

“Orang yang profesional tapi tidak religius akan terjebak dalam materialisme, di mana segala sesuatu diukur dengan materi tanpa nilai moral. Namun, menjadi religius tanpa profesionalisme justru akan menimbulkan konflik di mana-mana,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan