Misalnya, pesantren ini mengisolasi antar-blok dan menutup kunjungan sejak dua pekan silam. Santri dilarang saling berkunjung ke blok pesantren lain demi social distancing untuk menjaga segala kemungkinan. “Ini kan ada putra dan putri. Terdiri dari beberapa blok. Antar-blok sementara ditutup dulu,” dia menjelaskan. Pintu gerbang pesantren pun telah ditutup rapat untuk mencegah lalu lalang secara bebas. Orang tua santri pun dilarang mengunjungi anaknya di pesantren.
