Filter inilah yang masih bertahan di dunia pondok pesantren, di mana santrilah yang datang ke tempat guru berada. Menuntut ilmu dengan kurun waktu tertentu dan masyarakat pun meyakini bahwa sosok yang berada di pondok pesantren itu adalah pantas. Adanya filter dari masyarakat inilah yang menjadikan setiap pondok pesantren memiliki keistimewaannya sendiri-sendiri.
Aturan paling baku, kurikulum paling ampuh bukan pada yang tertulis dalam kertas. Kurikulum paling ampuh itu ada pada sosok guru atau kiai. Kurikulum hidup yang dapat memahami setiap santrinya. Kurikulum hidup yang dekat dengan Allah, sehingga membuat ilmu yang diajarkan akan selalu mendekatkan kepada Allah. Ya, itulah pendidikan yang sudah diwariskan masyarakat Nusantara dari dulu. Pendidikan pondok pesantren yang bukan hanya sekadar menjadikan pintar, melainkan mendidik santri menjadi manusia yang paripurna.

