Dari realitas yang sudah terjadi dan tidak bisa dimungkiri, bahwa sosok santri yang selalu dicap hanya bisa mengaji, pada kenyataannya banyak juga yang mengisi berbagai peran yang dibutuhkan masyarakat. Hal ini tidak terlepas dari kebiasaan di pesantren sebagai ruang belajar multidisipliner. Tabik!
